Perihal Hidup dalam Keluarga Tak Utuh
Catatan Kecil Dayat Piliang
Hidup dalam keluarga yang tak utuh memang tidak menyenangkan. Apalagi saat melihat hidup orang lain yang keluarganya harmonis dan baik-baik saja, jelas ada rasa iri ingin merasakan hidup seperti itu.
Tapi, kalau dipikir-pikir dan dilihat-lihat lagi, tak semua keluarga utuh berjalan dengan harmonis. Beberapa dari mereka yang berkeluarga hanya sekadar memerankan dengan penuh kepalsuan tanpa menyertai hati, sehingga tak ada kehangatan di dalamnya. Beberapa yang lain juga hidup dalam berbagai macam jenis kekerasan yang amat menyiksa hati, fisik, dan pikiran. Tanpa bermaksud tak bersimpati pada yang mengalami, rasanya hidup yang kujalani tak begitu buruk.
Lagi pula jika aku hidup dalam keluarga yang utuh, belum tentu aku bisa tumbuh menjadi aku yang sekarang. Kan kita tak tahu bagaimana semesta bekerja. Bukankah kita semua terbentuk dari pengalaman juga lingkungan? Daripada terus mengeluh perihal keadaan yang tak diharapkan, bukankah lebih baik jika kita fokus pada bertumbuh menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi dari kita yang sekarang?
Catatan Penulis: Terima kasih sudah membaca setiap tulisanku. Sebagai orang yang kini hidup menjadi penulis penuh waktu, aku ingin bisa hidup dari karya-karya tulisku. Jika kamu suka, boleh berikan dukungan dengan traktir aku secangkir kopi dengan cara mengklik banner di bawah ini.
Comments
Post a Comment
Silakan tinggalkan komentar sebagai bentuk apresiasi kamu terhadap karya tulisku.