Hari-hari Berjalan Cepat, ya?

Hari-hari berjalan begitu cepat, ya? Rasanya kemarin kita baru saja masuk di bulan oktober yang diawali dengan berita duka yang merenggut ratusan nyawa manusia akibat gas air mata. tapi kini kita sudah tiba di bulan november pertanda mendekati akhir dari tahun 2022.

Enggak tahu harus sedih atau senang.

Perasaan begitu berkecamuk karena tiap tahun usia selalu bertambah, namun hidup masih begini-begini saja. Tak ada yang bisa disalahkan selain diri sendiri. Bukan tidak berusaha, sudah. Tapi mungkin belum waktunya saja untuk melesat seperti hidup kawan-kawan sejawat. 

Enggak apa-apa. Kan hidup bukan untuk berkompetisi menunjukkan siapa yang paling hebat. Kebahagiaan adalah tujuan kita. Jika hidup menjadi orang kecil bisa bikin kita bahagia, ya tujuannya sudah tercapai. Meskipun kita akan sedih ketika hidup sederhana kita dibanding-bandingkan dengan hidup teman seumuran yang memandang sukses hanya dari materi.

Enggak perlu risau sih. Kan kita tak bisa mengendalikan mulut orang-orang. Fokus saja pada apa yang bisa kita kendalikan; yaitu diri kita sendiri. Kendalikan hati kita untuk tidak mudah tersinggung dengan omongan-omongan orang, tidak mudah larut dalam sedih karena hidup kita dianggap gagal. 

Semoga kita kuat terus, ya.

Catatan Penulis: Terima kasih sudah membaca setiap tulisanku. Sebagai orang yang kini hidup menjadi penulis penuh waktu, aku ingin bisa hidup dari karya-karya tulisku. Jika kamu suka, boleh berikan dukungan dengan traktir aku secangkir kopi. Silakan klik banner di bawah ini.

Comments